Our social:

Latest Post

Rabu, 23 Agustus 2017

Pintar Mengenal Rambu Lalu Lintas


Penulis                       : Ichsan Suhada
Ilustrator                    : Iwa (InnerChild Studio)
Penyunting                  : Cherly Rosa
Desain dan Tata Letak  : InnerChild Studio dan Helen Lie
Penerbit                      : PT Bhuana Ilmu Populer
ISBN 10                      : 979-074-971-6

Siapa yang suka jalan-jalan bersama Ayah dan Bunda? Apakah saat diperjalanan Sahabat Edu suka melihat papan petunjuk yang dipasang di pinggir jalan? Ya itu adalah Rambu Lalu Lintas.

Rambu lalu lintas sangat berguna loh Sahabat Edu bagi pengendara maupun pejalan kaki di jalan. Sebab dengan adanya rambu lalu lintas baik pengendara maupun pejalan kaki dapat mengetahui arahan yang dapat membuat perjalanannya menjadi aman.

Misalnya saja petunjuk bahwa sedang adanya perbaikan jalan, petunjuk dilarang berhenti atau dilarang parkir, atau petunjuk dimana pejalan kaki bisa menyebrang dengan aman.

Nah di Buku Pintar Mengenal Rambu Lalu Lintas Sahabat Edu akan belajar banyak. Diantaranya: 

  1. Mengenal Rambu Lalu Lintas
  2. Mengenal Rambu Peringatan
  3. Mengenal Rambu Larangan
  4. Mengenal Rambu Perintah
  5. Mengenal Rambu Petunjuk.


Buku Pintar Mengenal Rambu Lalu Lintas ini full color loh teman-teman. Bahkan setiap Bab memiliki warna berbeda sesuai dengan judulnya. Misalnya saja Mengenal Rambu Peringatan, dasar warna setiap halamannya berwarna merah. Tulisannya juga tidak terlalu panjang sehingga teman-teman yang baru belajar membaca juga nyaman membacanya dan di lengkapi dengan gambar-gambar yang lucu serta informatif. 

Buku berukuran 22 x 22 cm ini juga nyaman dibaca bersama teman-teman. Ayah dan Bunda maupun Ibu Bapak Guru juga tentunya juga akan nyaman membacakan buku ini di depan Sahabat Edu sambil memberikan penjelasan tentang berbagai rambu-rambu.


Oh iya, setiap pembelian buku ini Sahabat Edu akan mendapatkan bonus poster besar yang berisi berbagai rambu-rambu lalu lintas loh. Jadi Sahabat Edu bisa tempelkan di kamar dan semakin mudah menghapal setiap rambu-rambunya.

Jika teman-teman sudah hapal seluruhnya, saat berkendara bersama Ayah atau Bunda teman-teman bisa mengingatkan jika Ayah atau Bunda lupa. Yuk cerdas dalam berkendara dengan membaca buku ini.

Selasa, 22 Agustus 2017

Pujian Yang Tidak Mendidik


Apakah Bunda dan Ayah adalah tipe orangtua yang suka memberikan reward kepada anak? Reward paling mudah yang bisa dilakukan Bunda dan Ayah kepada buah hati adalah berupa pujian jika ananda berhasil atau berani melakukan sesuatu yang positif tentinya. Ada orangtua yang tidak terlalu mudah mengobral kata-kata pujian untuk anak, ada pula yang sebaliknya. Jadi yang betul seperti apa?

Bunda dan Ayah, sesekali dalam keseharian kita bersama ananda perlu loh untuk memberikan pujian. Hal ini dapat menambah motivasi ananda dalam melakukan hal-hal positif. Coba saja Bunda dan Ayah dalam kesehariannya pasti kalau ada yang memuji pasti akan merasakan senang. Tapi hati-hati terhadap pujian yang tidak mendidik ya Bunda dan Ayah.


Apakah Pujian Yang Tidak Mendidik?

Karena terlalu bersemangat memberikan dorongan atau motivasi kepada ananda akhirnya Bunda dan Ayah lupa kalau ternyata pujian yang diberikan terlalu berlebihan. Meski bertujuan baik jika di lakukan dengan cara yang salah pujian justru akan menjadi bumerang dalam perkembangan karakter anak.

Pujian yang berlebihan bisa dilihat dari seberapa sering pujian itu diberikan, pemilihan kata, sampai pada nada pengucapan saat pujian dilontarkan.

Terlalu sering memuji anak seolah-olah menjadikan anak seperti dipuja-puja. Terlalu sering memuji maka bisa menyebabkan anak merasa dirinya “paling” di antara yang lain. Pemilihan kata yang tidak tepat juga bisa membuat anak salah paham. Apalagi jika Bunda dan Ayah memberikan pujian sambil membandingkan ananda dengan orang lain.

Akan sangat berbahaya jika anak sudah merasa “paling” di antara yang lain. Sebab bisa jadi saat kenyataan tidak seindah bayangannya akan menimbulkan perasaan kecewa yang jika tidak tertangani dengan baik bisa menyebabkan depresi pada anak.


Ada beberapa pujian yang sebaiknya tidak dikatakan pada anak:

  1. “Kamu adalah anak yang terpandai di kelas”, alih-alih memuji yang terjadi adalah munculnya perasaan merasa paling pintar pada diri anak. Dan menganggap bahwa teman-teman lainnya tidak ada yang sebanding dengan kepintarannya. Perhatikan lagi kalimat yang akan digunakan untuk memuji kepandaian anak. Bisa dengan kalimat “Bunda dan Ayah Bangga punya anak yang pandai, tapi kamu harus tetap rendah hati ya” ini akan membantu ananda belajar untuk tetap bersikap bijaksana dengan kelebihan yang dimilikinya
  2. “Kamu anak Hebat”, boleh saja kata-kata ini disampaikan kepada anak. Tapi tetap dalam situasi yang tepat. Usahakan memberikan pujian dengan kata-kata seperti ini setelah anak berjuang mengupayakan sesuatu. Hal ini agar anak belajar bahwa untuk menjadi hebat diperlukan kerja keras.
  3. “Anak Bunda dan Ayah PALING cantik/tampan, anak yang lain tidak”, Jangan sampai pujian yang kita berikan mengandung pesan ‘membanding-bandingkan’ terlebih merendahkan orang lain. Karena ananda bisa tumbuh jadi pribadi yang sombong karena merasa paling cantik/tampan dsb.


Namun jangan pernah berhenti ya Bunda dan Ayah dalam memberikan apresiasi kepada ananda atas segala prestasi yang berhasil dibuatnya. Ucapkan selamat, terima kasih, dan kalimat-kalimat positif lainnya dengan cara, waktu dan pemilihan kata yang tepat. Sebab anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan bijaksana dengan pujian yang tidak berlebihan.

*Di Ulas Pada Materi Parenting Grup WhatsApp MotivaMoms

Jumat, 04 Agustus 2017

Dari Mana Air Berasal?

Sahabat Si Edu, sekarang di tempat kalian sedang musim apa? Kemarau atau musim hujan? Yups di negara kita tercinta Indonesia ini memang terkenal dengan dua musim saja. Yaitu musim kemarau dan musim hujan. Sayangnya belakangan ini terjadi ketidak teraturan musim atau yang disebut dengan anomali cuaca.

Saat musim kemarau, seharusnya suhu di Indonesia lebih panas dan juga kering. Sampai-sampai kita bisa kesulitan loh mendapatkan air. Sedangkan saat musim hujan, biasanya kita akan mendapati sekitar kita basah karena hujan sepanjang hari. Tapi sekarang hujan dan panas datang setiap hari tanpa melihat musimnya.

Anomali cuaca tidak hanya terjadi di negara kita loh. Di negara yang punya empat musim pun juga mengalami perubahan, itu karena telah terjadi kerusakan di Bumi tempat kita tinggal ini. Dampak dari anomali cuaca ini sangat banyak Sahabat Edu, salah satunya mempengaruhi Siklus Air.


Apa Itu Siklus Air?

Secara sederhana Siklus Air diartikan sebagai perputaran air yang ada di bumi. Dari mana air berasal, kemudian kemana air mengalir, kemana air kembali dst. Siklus air ini yang menjaga agar Sahabat Edu semua tetap bisa merasakan manfaat air untuk kehidupan sehari-hari. Seperti minum, mandi, mencuci, dsb.

Sahabat Si Edu pernah melihat gambar Bumi di peta atau bola dunia? Sebagian besar bumi kita memang berisi air. Tapi sayangnya kebanyakan air laut, yang tidak bisa langsung kita konsumsi atau gunakan untuk kegiatan sehari-hari karena rasanya asin. Nah Tuhan menciptakan Siklus Air ini, agar air di lautan bisa menjadi layak untuk kita gunakan. Perhatikan gambar yuk bagaimana proses dari Siklus Air agar kita bisa memahami lebih jelasnya.


Siklus Air, Sumber: Google
Oh iya proses siklus air ini butuh waktu yang sangat panjang loh Sahabat Si Edu. Bahkan bisa sampai ratusan tahun lamanya. Itu kenapa penggunaan air tanah khususnya mulai di batasi. Dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kita bisa memanfaatkan sumber air dari PDAM. 

Ayo Hemat Air

Apakah Sahabat Si Edu ada yang masih suka bermain-main dengan air? Membuang-buang air secara percuma? Yuk hentikan kebiasaan buruk tersebut. Meski kita bisa membeli Air, tapi uang kita tidak akan pernah bisa untuk membayar kerusakan yang ada di bumi loh. 

Kalau Sahabat semua masih bisa merasakan air bersih, mari bersyukur. Karena masih banyak teman-teman kita yang kesulitan mendapatkan air bersih. Ada beberapa cara yang bisa teman-teman lakukan untuk menghemat air:
  1. Tidak membiarkan ada keran/pipa air yang bocor
  2. Menggunakan air sisa mencuci beras/wudhu/mencuci sayuran untuk menyiram tanaman
  3. Tidak membiarkan air di bak penampungan tumpah/terbuang percuma
Yuk Sahabat, kita cintai bumi kita ini. Kita jaga dan lestarikan karena Bumi adalah Tempat Tinggal kita semua...

Rabu, 02 Agustus 2017

Kak Pita

Hai Sahabat Edu... Kita kenalan yuk dengan para pendongeng dari Manajemen Dongeng Si Edu.

Sudah kenal dengan kakak yang satu ini? Yups namanya Kak Pita. Lahir di Jakarta 18 April 1989. Saat ini Kak Pita berdomisili di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Walau tinggal di Propinsi yang di kenal dengan Kota Seribu Sungai ini, Kak Pita tetap memenuhi undangan mendongeng di propinsi lain di luar pulau Kalimantan. Seperti Kota Palu, Kota Jakarta, Kota Yogyakarta, Kota Medan, Propinsi Jawa Barat dan kota-kota lainnya. Kak Pita juga merupakan owner dari Dongeng Si Edu Manajemen loh Sahabat Edu. 

Sehari-hari di luar kegiatan mendongeng Kak Pita fokus menjadi Ibu rumah tangga sambil menulis untuk Blognya. Sampai saat ini Kak Pita juga tidak berhenti bercita-cita untuk membangun sebuah Taman Bacaan Masyarakat yang menjadi bentuk output dari Manajemen Dongeng Si Edu. Buku-buku sudah terkumpul, tinggal menyiapkan tempat dan strategi agar Taman Bacaan Masyarakat yang akan di namakan "Kamar Buku Si Edu" ini bisa berjalan konsisten.

Oh iya, Kak Pita mulai mendongeng sejak tahun 2012 teman-teman. Awalnya bisa terjun menjadi pendongeng karena waktu masih tinggal di Jakarta Kak Pita dan teman-teman dari sebuah Forum Kepenulisan membuat Taman Bacaan Masyarakat yang kebanyakan dikunjungi oleh anak-anak. Agar bisa menyampaikan pesan moral dengan cara yang asyik, Kak Pita akhirnya memutuskan belajar mendongeng secara profesional.





Selasa, 22 November 2016

Halooo Salam Kenal...


Halo teman-teman semua salam kenal, aku Si Edu. Senang sekali akhirnya Si Edu bisa hadir dalam perkembangan era digital dengan menyuguhkan informasi yang menarik serta edukatif. Edu sangat berharap Blog Si Edu ini bisa menambah wawasan serta menjadi media internet yang aman untuk anak-anak Indonesia.

Oh iya teman-teman jika punya event dan ingin menghadirkan hiburan yang edukatif lewat cerita, dongeng dan games Si Edu punya pendongeng Nasional loh. Untuk info lebih lanjut  langsung ajah hubungi kontak person Si Edu di Telpon/wa 0856-9106-2407 atau email dongengsiedu@gmail.com

Jangan lupa follow:
Twitter @dongengsiedu
IG @dongengsiedu
Facebook Dongeng Si Edu

Semangat terus ya teman-teman
Salam Hangat dari Si Edu